UFO Muncul di Cina

BENDA angkasa misterius yang biasa disebut sebagai Unidentified Flying Object (UFO) muncul dan mengejutkan warga di Cina.

Sekelompok petani miskin di Cina, Senin (3/1) malam dilaporkan melihat benda dengan sinar benderang melayang di angkasa itu. Dan sekelompok petani miskin itu bukan satu-satunya masyarakat yang sempat melihat sang UFO. Bulan lalu saja masyarakat di 12 kota di Cina dilaporkan melihat UFO. Sementara para peneliti disibukkan oleh laporan adanya penculikan di Beijing. Bukan oleh Triad atau pasukan pemerintah, tapi oleh mahluk ruang angkasa alias alien.

Memang, memasuki milenium baru Cina diramaikan oleh kedatangan makhluk dari planet atau antariksa lain. Dan bagi sebuah negara yang demikian ketat dalam rengkuhan rezim komunis, “kedatangan” para alien dianggap sebagai ancaman yang serius.
Namun ada satu perubahan yang cukup menonjol di Cina. Kini negeri panda itu mulai “sadar UFO” dan bahkan pemerintah menolak keras sebagian anggapan yang menghubungkan fenomena UFO ini dengan keyakinan agama. Selain itu, Cina kini memiliki sebuah majalah 2 bulanan yang mengkhususkan diri pada penelitian tentang UFO. Tirasnya tidak main-main, 400 ribu eksemplar. Dan satu hal lagi, media yang dikelola pemerintah Cina –dan sering dianggap konservatif– mau menurunkan laporan adanya masyarakat yang melihat UFO ini. Tidak heran bila kemudian para penggemar UFO mengklaim mendapat dukungan dari para ilmuw an dan pihak militer. Setidaknya itu membuat mereka terhindar dari cap “pembual” atau penggemar sensasi.

“Beberapa temuan atau peristiwa dilihatnya UFO oleh sebagian masyarakat itu benar-benar nyata, beberapa yang lain gadungan, dan yang lain lagi tidak jelas,” kata Shen Shituan, seorang ilmuan roket yang juga presiden dari Beijing Aerospace University serta direktur kehormatan di China UFO Research Association. “Dan semua fenomena itu dapat atau layak diteliti,” sambungnya.

Diculik Alien

Selama ribuan tahun masyarakat Cina melihat tanda-tanda di langit untuk menangkap isyarat-isyarat bagi perubahan di bumi. Masyarakat barat menganggap mereka percaya takhayul. Namun bagi Geremie Barme, sistem penanggalan Cina yang berdasar pada perputaran bulan –dan dilengkapi dengan “sifat-sifat bawaan” dari tahun yang bersangkutan– justru cocok dengan situasi yang sebenarnya.

Tahun 2000 ini, menurut penanggalan Cina masuk tahun naga yang diwarnai banyak tantangan, namun banyak pula keberuntungan yang menanti. “Semua ketakutan pada datangnya milenium baru serta berbagai perasaan ragu campur takut yang mengikutinya benar-benar cocok dengan kosmologi Cina,” kata Barme yang juga pengamat budaya Cina di Australia National University ini. Meskipun dia sendiri mengakui bahwa hal itu bisa jadi diakibatkan oleh propaganda Hollywood yang begitu saja diiyakan semua orang.

Di Pusalu yang didominasi oleh ladang-ladang jagung dan kacang-kacangan, 48 km dari Beijing, masyarakat desa percaya kekuatan-kekuatan kosmik sudah bermain sejak 11 Desember lalu. Sebuah benda sebesar manusia dengan cahaya keemasan bergerak pelahan ke angkasa dari deretan pegunungan yang mengelilingi kawasan itu.

“Beberapa orang menganggapnya diakibatkan oleh gempa bumi, sebagian orang yang lain menyebutnya UFO. Sebagian orang yang lain lagi yakin itu tadi adalah sinar sang Buddha. Saya katakan pada mereka untuk menyebutnya sebagai tanda yang menguntungkan,” kata Chen Jianwen, sekretraris partai komunis Cina di desa tersebut.

Tentang apa sebenarnya benda yang terlihat itu masih merupakan topik perdebatan. Banyak yang menghubungkan “benda” itu dengan kepercayaan Buddha, namun pemerintah Cina terlihat berusaha menolak semua perkiraan yang menghubungkan fenomena angkasa itu dengan agama. Media-media yang dikelola pemerintah menyangkal semua interpretasi agama tentang peristiwa itu dan mengatakan peristiwa angkasa di Pusalu, Beijing, Shanghai, dan 10 Kota Cina lainnya Desember lalu mungkin sekali memang UFO. Namun para peneliti UFO secara umum menolak anggapan itu. Menurut mereka, bila benar itu UFO, militer Cina pasti mengejarnya. “Jika pihak militer tidak mengejarnya, itu karena mereka percaya itu bukan UFO. Mungkin mereka sedang menguji coba sebuah pesawat baru,” kata Chen Yanchun, seorang eksekutif perusahaan perkapalan yang membantu mengelola Pusat Data Penelitian UFO (PDPU) Cina.

Dioperasikan dari sebuah flat berlantai 3 di Beijing yang jarang memiliki apartemen, PDPU itu sering disindir menjalankan aksi X-File gaya Cina dengan hanya memiliki 140 kotak seukuran kamus berisi kliping koran yang mulai pudar dan kesaksian dari sejumlah saksi mata tentang UFO. Satu di antara koleksi data itu menyebutkan bahwa pesawat-pesawat militer yang terlihat sangat sibuk di tahun 1998 merupakan pengejaran terhadap sebuah UFO.

Chen mengatakan pusat datanya mengkoleksi 500 laporan tentang orang yang melihat UFO di tahun 1999, namun setelah dilakukan penyelidikan ternyata mungkin hanya terdapat sekitar 200-an peristiwa UFO yang “mendekati kebenaran”.
Chen sendiri kini tengah sibuk melakukan pengecekan laporan seorang pekerja yang mengatakan sekelompok alien memasuki rumahnya di Beijing awal Desember lalu dengan sepengetahuan anak dan istrinya lalu membawa dia kabur sejauh 265 km sebelum akhirnya mengembalikannya beberapa jam kemudian.

“Meningkatnya jumlah orang yang melihat piring terbang adalah hal yang alami,” kata Chen yang menjadi peneliti di kementerian luar angkasa Cina. Menurut doktor di bidang aerodinamika ini, makin banyak saja aktivitas luar angkasa bikinan manusia dan sinyal-sinyal radio dari bumi yang menembus lebih jauh ke luar angkasa. Dan itu, siapa tahu, membentuk UFO pula. (AP, spd)

SUrabaya Post, 4 Januari 2000

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: